Cara fermentasi jerami basah untuk sapi memanfaatkan sisa-sisa hasil panen berupa jerami padi sangat melimpah.
Sekali panen tanaman padi bisa menghasilkan 7 ton jerami padi. Jika satu ekor sapi mengkonsumsi jerami padi 30 kg jerami padi setiap hari, maka bisa digunakan untuk memberi makan sapi lebih dari 5 bulan.
Cara Fermentasi Jerami Basah Untuk Sapi

Secara tradisional petani di pedesaan memberikan jerami padi kepada ternaknya langsung dalam kondisi basah,
sebagian dikeringkan dan ditumpuk untuk persediaan pakan pada waktu sulit mendapatkan pakan ternak.
Padahal jerami padi mempunyai beberapa kelemahan yaitu sulit dicerna karena kandungan seratnya (lignin) tinggi dan rendah kandungan nilai gizinya (protein dan bahan organik lainnya).
Untuk itu perlu adanya peningkatan kualitas jerami padi.
Teknologi fermentasi telah banyak dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pakan, salah satunya cara fermentasi jerami basah untuk sapi.
Bahan-bahan:
- Jerami padi : 1000 kg
- Starter (misal strarbio) : 2,5 kg
- Pupuk urea : 5 kg
- Air : 200 liter
- Tempat menumpuk jerami fermentasi serta untuk menghindari hujan dan panas matahari.
Cara fermentasi jerami basah sebagai berikut :
- Jerami diangin-anginkan sehingga kadar air 40%
- Jerami ditumpuk dengan panjang 2,5 m , lebar 2,5 m dan ketebalan 25 cm.
- Di atas lapisan jerami disiram air yang telah dicampur urea sampai merata.
- Di atas lapisan jerami ditaburi starter hingga merata.
- Jerami ditumpuk kembali dengan ketebalan 25 cm diinjak-injak hingga padat.
- Diulangi penyiraman air yang telah dicampur dengan urea hingga merata
- Diulangi penaburan starter hingga merata.
- Demikian diulangi sampai tumpukan bisa mencapai 3 m.
- Setelah selesai bagian atas ditutupi daun-daun kering seperti daun pisang.
- Jerami padi dibiarkan minimal 3-4 minggu
- Jerami padi fermentasi (tape dami) siap diberikan kepada ternak.
Manfaat Cara Fermentasi Jerami Basah Untuk Sapi
- Mempunyai kandungan protein lebih tinggi dari jerami biasa (sekitar 7-9%)
- Lebih mudah dicerna oleh hewan/ternak ruminansia
- Nilai gizi pakan akan meningkat
- Beraroma harum, tidak berbau busuk
- Lebih hiegienis
- Bahan mudah didapat dan murah
- Sebagai cadangan pakan tahan lama, praktis dan murah
Ciri Jerami Padi Fermentasi yang Berhasil
- Warna kuning agak kecoklatan (warna dasar jerami masih terlihat)
- Teksturnya lemas (tidak kaku)
- Tidak busuk
- Tidak berjamur
- Baunya agak harum
Cara Pemberian Pada Ternak
Setelah 3-4 minggu jerami padi siap diberikan kepada ternak, namun sebelumnya dikeringkan dan diangin-angainkan terlebih dahulu.
Jika ternak tidak langsung mau makan, maka perlu penyesuaian sedikit demi sedikit.
Untuk penyimpanan dengan waktu yang lama harus dikeringkan betul di bawah terik matahari. Jerami fermentasi kering bisa disimpan sampai 6 bulan.
Kesimpulan
Fermentasi jerami basah untuk sapi relatif sederhana dan dapat dilakukan oleh peternak dengan peralatan yang sederhana.
Bahan-bahan yang dibutuhkan pun mudah didapatkan dan harganya terjangkau.
Dengan sedikit pengetahuan dan keterampilan, peternak dapat membuat silase sendiri untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya.
Fermentasi jerami padi merupakan teknologi sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas pakan ternak.
Dengan proses cara fermentasi jerami basah untuk sapi, nilai nutrisi jerami dapat ditingkatkan sehingga lebih bermanfaat bagi ternak.
Selain itu, pembuatan silase juga merupakan cara yang efektif untuk memanfaatkan limbah pertanian dan mengurangi ketergantungan pada pakan komersial.
Dengan demikian, fermentasi jerami dapat menjadi solusi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.
Fermentasi jerami padi merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pakan ternak seperti pada cara membuat pakan kambing dari jerami.
Prosesnya sederhana dan bahan-bahan yang dibutuhkan mudah didapatkan.
Dengan membuat silase, peternak dapat menyediakan pakan yang berkualitas tinggi untuk ternaknya sepanjang tahun, sehingga produktivitas ternak dapat meningkat.
Selain itu, fermentasi jerami juga berkontribusi pada pengelolaan limbah pertanian yang lebih baik.