Mesin peras santan rumahan menjadi solusi praktis untuk menghasilkan santan yang kental, bersih, dan konsisten. Mesin ini dapat digunakan untuk berbagai skala kebutuhan, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga industri pengolahan kelapa berukuran besar. Selain itu, tersedia beragam pilihan mesin peras santan dengan kapasitas serta sistem kerja yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi.
Oleh karena itu, pemilihan mesin peras santan yang tepat membantu menghemat waktu dan tenaga kerja sekaligus meningkatkan produktivitas proses pengolahan. Dengan dukungan peralatan yang sesuai, hasil santan dapat diperoleh secara lebih optimal dan stabil.
Berbagai Mesin Peras Santan Sesuai Kebutuhan
1. Mesin Peras Santan MSSP-60
Mesin MSSP-60 menggunakan sistem screw press dengan kapasitas 60–75 kg per jam. Unit ini dapat digerakkan oleh motor listrik 2 HP atau motor bensin 5,5 HP, sehingga fleksibel digunakan di berbagai kondisi.
Dalam pengoperasiannya, mesin bekerja pada tegangan 220 V dengan frekuensi 50/60 Hz. Adapun dimensinya 1050×550×1250 mm, dengan rangka besi siku yang kokoh serta bagian kontak produk dari stainless steel anti karat untuk memisahkan santan dari parutan kelapa.
Dengan spesifikasi tersebut, mesin ini cocok untuk usaha skala kecil.
2. Mesin Peras Santan MSSP-150
Mesin peras santan MSSP-150 mengadopsi sistem screw press dengan kapasitas hingga 100 kg per jam. Selain berkapasitas lebih besar, mesin ini memiliki dimensi 2000×730×1200 mm dan digerakkan oleh mesin diesel 8 PK berbahan bakar solar.
Seluruh bagian yang bersentuhan dengan bahan menggunakan stainless steel tahan karat, sedangkan rangkanya memakai besi UNP yang kokoh untuk menjaga kestabilan selama pengoperasian.
Dengan konstruksi tersebut, mesin ini stabil untuk produksi menengah berkelanjutan.
3. Mesin Peras Santan MSSP-300
Mesin MSSP-300 dirancang menggunakan sistem screw press dengan penggerak mesin diesel solar berdaya 16 PK. Dari sisi desain, mesin ini memiliki dimensi 1600×900×1400 mm, rangka kanal UNP 5, serta material stainless steel pada bagian kontak produk.
Kapasitas produksinya mencapai 300–400 kg per jam atau setara 600–800 butir kelapa per jam. Selain itu, mesin ini dilengkapi roda sehingga memudahkan proses transportasi.
Dengan kapasitas tersebut, mesin ini ideal untuk industri berkapasitas besar.
4. Mesin Peras Santan Manual Tipe MPM-K10
Mesin peras santan manual tipe MPM-K10 menggunakan tenaga manusia dengan sistem press hidrolik manual. Keunggulannya, mesin ini dapat beroperasi tanpa listrik maupun bahan bakar.
Ukuran mesin 350×250×500 mm dengan bagian kontak produk dari stainless steel anti karat. Selain dilengkapi saringan berlubang, mesin ini mampu menampung hingga 10 kg per proses.
Karena itu, mesin ini praktis untuk kebutuhan rumah tangga harian.
5. Mesin Peras Santan Manual Tipe MPM-K5
Mesin peras santan manual tipe MPM-K5 mengandalkan tenaga manusia dengan sistem press hidrolik manual, sehingga dapat digunakan tanpa memerlukan sumber listrik. Alat ini cocok diaplikasikan di berbagai lokasi dengan keterbatasan daya.
Mesin memiliki dimensi 300 × 200 × 400 mm dan bagian kontak produk terbuat dari stainless steel anti karat. Selain itu, mesin dilengkapi saringan berlubang serta mampu menampung hingga 5 kg per proses, sehingga bentuknya ringkas dan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan.
Kesimpulan
Dengan memahami jenis dan spesifikasi mesin peras santan yang tersedia, pengguna dapat menentukan pilihan mesin sesuai kebutuhan produksi. Untuk skala kecil, mesin peras santan manual menjadi pilihan tepat karena pengoperasiannya sederhana dan tidak memerlukan listrik atau bahan bakar. Sementara itu, mesin screw press berkapasitas besar lebih ideal digunakan pada usaha menengah hingga industri.
Pemilihan mesin peras santan rumahan yang tepat tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mendukung kualitas hasil produksi. Proses pemerasan menjadi lebih stabil sehingga santan yang dihasilkan lebih kental dan bersih. Dengan demikian, waktu dan tenaga dapat dihemat secara maksimal serta produktivitas usaha dapat meningkat secara berkelanjutan.