SAKIT JANTUNG BAWAAN BISA DISEMBUHKAN

Penyakit jantung bawaan yaitu penyakit jantung yang disebabkan ada kelainan jantung dari waktu lahir. Penyakit jantung bawaan bisa bertahan hingga dewasa, namun penyakit jantung bawaan ada ketika lahir. Ini dikarenakan oleh problem perubahan awal dengan susunan jantung serta peranan jantung, umumnya mengganggu aliran darah yang pas lewat jantung serta bisa memengaruhi pernafasan. Dengan perawatan yang lebih mutakhir serta perawatan tindak lanjut yang pas, banyak bayi yang sempat juga akan wafat karna penyakit jantung bawaan dapat bertahan dengan baik sampai dewasa. Menurut March of Dimes, 1 dari 125 bayi yang lahir di Amerika Serikat mempunyai cacat jantung bawaan. Bahkan juga, ini yaitu type yang paling umum dari semuanya cacat lahir. Di Indonesia, 7–8 bayi per 1000 kelahiran hidup dilahirkan dengan penyakit jantung bawaan (PJB) .

Beberapa aspek resiko terjadinya penyakit jantung bawaan pada anak :

  • Saat hamil, ibu konsumsi minuman mengandung alkohol atau obat-obatan spesifik.
    Pada trisemester pertama, ibu hamil terserang infeksi virus seperti rubella.
    Kromosom atau gen pada anak alami kelainan, umpamanya Sindrom Down.
    Resiko dapat jadi 2 x lipat apabila ada kisah penyakit ini didalam keluarga.

Penyakit jantung bawaan dapat dikenali saat dokter dengarkan nada tidak normal dari jantung yang dimaksud dengan bising jantung. Bila tanda ini berlangsung, orang-tua mesti lebih sigap mencermati sinyal tanda beda pada si Buah Hati. Di bawah ini beberapa gejala beda yang butuh diwaspadai.

  • Susah bernapas atau bernapas secara cepat.
  • Bibir, lidah, serta kuku berwarna kebiruan (sianosis) .
  • Berkeringat terlalu berlebih, terlebih saat makan.
  • Sulit makan atau kurang nafsu makan.
  • Berat tubuh susah naik atau turun.

Apabila diketemukan tanda itu pada anak, umumnya juga akan dirujuk ke dokter pakar penyakit jantung. Setelah itu, umumnya dokter juga akan mereferensikan kontrol yang mencakup ekokardiogram atau ekokardiografi transeofageal, X-ray dada, elektrokardiogram (EKG) , pencitraan resonansi magnetik (MRI) , dan kateterisasi jantung.

Beberapa jenis Penyakit Jantung Bawaan

Beberapa besar type penyakit jantung bawaan yang diketemukan pada anak mulai sejak awal adalah kelainan pada pembuluh darah di jantung. Keadaan bisa beresiko fatal serta sangat mungkin terjadinya tidak berhasil jantung. Hal semacam ini karna darah bersih yang semestinya mengalir ke semua badan malah mengalir ke paru-paru. Demikian sebaliknya, darah kotor yang semestinya mengalir ke paru-paru jadi mengalir ke semua badan.

Agar bisa lakukan penyembuhan yang sesuai sama, ketahui sebagian type umum penyakit jantung bawaan tersebut.

  • Defek Septum Atrium, yakni ada lubang pada dinding pemisah pada serambi kanan serta serambi kiri jantung, hingga darah dapat mengalir ke paru-paru.
  • Defek Septum Ventrikel seperti pada type defek septum atrium. Ketidaksamaannya, lubang ada pada dinding pada bilik kanan serta kiri jantung. Lubang yang memiliki ukuran kecil bisa merapat dengan sendirinya dengan bertahap. Tetapi, tidak sekian pada lubang yang memiliki ukuran besar.
  • Defek Kanal Atrioventrikular atau kelainan saluran atrioventrikular biasanya berlangsung pada anak dengan down syndrome. Umumnya ada lubang diantara serambi atau sisi atas jantung, ataupun lubang beda pada bilik atau sisi bawah jantung. Selain itu, ada katup besar yang mungkin saja kurang prima.
  • Foramen Ovale Persisten dapat disebutkan tidak separah type yang lain. Type ini adalah lubang normal yang ada diantara serambi jantung pada janin. Umumnya lubang itu tertutup pada sebagian bulan kehidupan pertama bayi. Tetapi, lubang yg tidak tertutup prima pada beberapa orang umumnya tidak menyebabkan problem.
  • Sindroma Hipoplastik Jantung Kiri umumnya dideteksi saat bayi alami keadaan gawat pada saat awal kehidupannya. Sindrom ini disebabkan kurang sempurnanya perubahan jantung sisi kiri hingga tidak dapat memompa darah dengan adekuat ke semua badan.
  • Duktus Ateriosus Persisten yang umum menerpa bayi prematur yaitu keadaan dimana darah mengalir sangat banyak ke paru-paru bayi. Hal semacam ini berlangsung karena duktus tidak tutup sesudah bayi lahir.
  • Duktus ateriosus adalah pembuluh darah normal yang menghubungkan aorta (pembuluh arteri paling utama) serta arteri pulmonalis. Duktus terbuka saat janin masih tetap ada dalam kandungan serta memperoleh oksigen dari ibu. Saat lahir serta dapat bernapas dengan mandiri, duktus semestinya tutup untuk hindari tercampurnya darah bersih serta darah kotor.
  • Tetralogi Fallot kerapkali menyebabkan tanda berbentuk warna kebiruan pada anak. Dimaksud tetralogi karna adalah paduan dari empat keadaan medis pada jantung. Tetralogi itu yakni defek septum ventrikel, penebalan bilik kanan jantung, penyempitan pada lubang masuk arteri pulmonalis, dan keadaan di mana aorta yang semestinya cuma menyalurkan darah dari serambi kiri malah terima darah dari serambi kanan serta kiri jantung.
  • Anomali Keseluruhan Hubungan Vena Pulmonalis dapat juga menyebabkan tanda kebiruan. Tanda yang lain yakni anak kesusahan bernapas. Hal semacam ini karena vena pulmonalis alami anomali atau berlainan dari keadaan normal. Wajarnya, vena pulmonalis bertugas mengantarkan darah bersih dari paru-paru ke serambi kiri. Tetapi pada keadaan anomali, pembuluh vena pulmonalis mengantarkan darah ke jantung lewat jalur beda yang mungkin saja menyempit. Mengakibatkan badan kekurangan darah bersih.
  • Transposisi Arteri Besar yaitu tertukarnya tempat aorta serta arteri pulmonalis. Aorta terima darah kotor serta mengembalikannya ke badan. Arteri pulmonalis terima darah bersih serta mengembalikannya ke paru-paru.

Pada keadaan normal, aorta harusnya mengantarkan darah bersih ke semua badan, serta arteri pulmonalis terima darah kotor lantas mengantarnya ke paru-paru. Karna terbaliknya pekerjaan pembuluh darah, tingkat oksigen dalam darah jadi begitu rendah, sehinggga bayi jadi begitu biru. Keadaan ini membutuhkan pertolongan medis selekasnya sesudah kelahiran bayi.

Menghindar Penyakit Jantung Bawaan

Kunci mencegah penyakit ini terdapat pada perawatan bayi mulai sejak tetap dalam kandungan atau dimaksud bimbingan prenatal. Tersebut sebagian langkah perawatan prenatal yang bisa dikerjakan ibu hamil.

  • Pengecekan darah mulai sejak awal kehamilan untuk ketahui apakah ibu hamil mempunyai ketahanan badan pada rubella. Bila di ketahui kalau ibu hamil belum juga imun pada rubella, mesti hindari peluang terkena serta dibutuhkan vaksinasi rubella sesudah kelahiran.
  • Hindari pemakaian obat-obatan terlarang ataupun minuman mengandung alkohol sepanjang kehamilan.
    Tanyakan dengan dokter terlebih dulu sebelumnya konsumsi obat-obatan.
  • Ibu hamil yang mempunyai diabetes mesti berupaya untuk mengatur kandungan gula darah supaya selalu normal.
  • Apabila ibu hamil berumur 35 th. atau alami kehamilan resiko tinggi karna keadaan medis seperti desakan darah tinggi atau diabetes, baiknya lakukan kontrol prenatal di dokter kandungan dengan seringkali.

Bila Anda temukan tanda penyakit jantung bawaan pada bayi Anda, janganlah sangsi untuk selekasnya mencari pertolongan medis. Semakin cepat anak memperoleh pertolongan, semakin baik peluangnya untuk tertolong. Selain itu, anak dengan penyakit jantung bawaan baiknya di check dengan teratur ke dokter pakar jantung, bahkan juga sesudah dia tumbuh dewasa apabila masih tetap alami tandanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *