RSH Sumbawa Jagokan Selly Andayani

RSH Jagokan Selly Andayani dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018. RSH  singkatan dari Relawan Sumbawa Hebat. Sebagai ketua terpilih RSH adalah Rusnan, ST. sekretaris M Edi Jayadi, S.KH, dan bendahara Lalu Sapta Mikian, ST. Relawan ini terbentuk sebagai harapan masyarakat agar memperoleh pemimpin yang tegas, cerdas, berprestasi. Rusnan, ST merupakan ketua IKLS, Ikatan Keluarga Lombok Sumbawa kecamatan Labangka. Relawan ini menginginkan NTB ke depan agar lebih hebat dan sejahtera.

RSH Jagokan Selly Andayani
L. Budi Suryata, Ketua DPRD Kab, Sumbawa

Atas berdirinya RSH yang mendukung Dra Hj. Putu Selly Andayani, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa L. Budi Suryata menyambut positif.

“Pembentukan RSH merupakan peran serta masyarakat dalam pesta demokrasi serta salah satu bentuk tanggungjawab masyarakat terhadap daerah” demikian disampaikan L. Budi Suryata. Di tambahkan pula dukungan arus bawah merupakan bentuk kedewasaan arus bawah, masyarakat akar rumput untuk mencari figur yang mampu memimpin daerah secara baik.

Saat ini RSH telah terbentuk di 7 kecamatan di Sumbawa, yakni kecamatan Sumbawa, Tarano, Labangka, Empang, Rhee, Utan dan kecamatan Alas. Sedangkan kecamatan lain dalam proses pembentukan, demikian disampaikan pengurus RSH.

Saat ini Relawan Sumbawa Hebat melakukan kegiatan sosial dalam mensosialisasikan dukungannya terhadap Ibu Selly Andayani. Kegiatan sosial yang dilakukan dengan membantu memecahkan dan membantu kesulitan masyarakat seperti membantu berobat masyarakat miskin dan sebagainya.

RSH Jagokan Selly Andayani dalam Pilkada 2018 mendatang karena sepak terjang  Dra Hj Selly Andayani, MSi selama menjalankan tugas di birokrasi mempunyai banyak prestasi dan banyak jabatan yang telah di emban dengan baik. Jabatan yang pernah di pikul adalah sebagai Pj Walikota Mataram,  Kepala Biro Ekonomi Pemda NTB, Karo Keuangan, Kepala Dispenda NTB, Kadis Koperasi dan UKM dan saat Kadis Perdagangan NTB.

Banyaknya dukungan terhadap Selly Andayani dari masyarakat di NTB tidak menjadikan beliau meninggalkan tugasnya sebagai seorang birokrat, Justru saya akan lebih amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab demikian di tuturkan Selly Andayani di Mataram. Diungkapkan pula bahwa amanah dan tanggung jawab tidak hanya di pertanggungjawabkan kepada manusia tapi yang lebih penting kepada Alloh SWT.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *