RELLY SUMBAWA UNTUK SELLY ANDAYANI

Pekan lalu muncul RELLY di Alas Sumbawa sebagai bentuk kesadaran kaum perempuan untuk aktualisasi diri dalam politik. Relly merupakan singkatan dari Relawan Bu Selly. Kelompok relawan ini telah menetapkan pengurusnya yakni ketua Radiatun dengan sekretaris Sumiati.

“Kami sangat mengagumi Bu Selly. Walau kami di Sumbawa kami melihat nuansa baru di Kota Mataram sewaktu beliau sebagai Walikota Mataram. Walaupun menjabat dalam waktu yang singkat, namun hasilnya jelas, tepat dan padat” ungkap ketua Relly.

“Menurut kami, Bu Selly sosok yang sederhana, santun, peduli, bisa berbaur dengan rakyat. Dan kami yakini bisa membawa NTB ke depan ke arah yang lebih bagus” dikatakn Sumiati.

Relly
Dra Hj Selly Andayani, MSi

Mereka akan melakukan kegiatan sosialisasi dan menggalang pemilih perempuan sebagai program kerja utama agar pada Pilkada 2018 mendatang mendukung dan memilih Dra Hj Selly Andayani, MSi. Pada pemilihan Gubernur NTB 2018 mendatang telah banyak figur yang muncul diantaranya Ali BD, Selly Andayani, Siti Rohmi, Ahyar Abduh dan sebagainya.

Kegiatan Relly saat ini adalah  pengajian keagamaan, olah raga serta bakti sosial. Disamping itu mereka terus melakukan evaluasi kegiatan yang mereka lakukan agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.  Muara akhir sosialisasi yang mereka lakukan adalah kesadaran kesetaraan gender agar mereka kaum perempuan menjadi subjek politik. Selama ini kaum perempuan hanya dijadikan sebagai objek dalam proses politik.

Perempuan mempunyai makna yang sangat penting untuk memberikan pemahaman dan menyatukan persepsi tentang pentingnya pembangunan demokrasi yang sehat, adil dan realistis. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan politik perempuan, perlu ditingkatkan baik dari segi organisasional maupun pemantapan pilar-pilar demokrasi yang aspiratif dan pro terhadap kepentingan perempuan. Kondisi semacam ini perlu mendapat perhatian khusus, untuk itulah salah satu hal yang perlu ditangani adalah masalah pendidikan politik bagi kaum perempuan, sehingga dengan tumbuh berkembangnya kesadaran politik dikalangan perempuan, mereka diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada sesuai potensi yang dimiliki dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *