Pembuatan minyak Virgin Coconut Oil (VCO) secara praktis dan menguntungkan bisa dilakukan menggunakan metode fermentasi atau metode dingin tanpa pemanasan. Cara ini menghasilkan minyak yang bening, wangi, dan berkualitas tinggi. Proses awal dimulai dengan membuat santan kental dari kelapa tua, yang menjadi bahan utama minyak VCO.
Setelah santan dibuat, lakukan pendiaman atau inkubasi selama 10–24 jam hingga santan terpisah menjadi tiga lapisan: minyak, blondo, dan air. Selanjutnya, saring lapisan minyak untuk mendapatkan VCO murni. Dengan langkah-langkah ini, proses Pembuatan Minyak VCO menjadi lebih mudah, aman, dan menghasilkan produk siap jual.
Pembuatan Minyak VCO Cara Praktis & Menguntungkan
Langkah-langkah Pembuatan VCO Praktis
-
Pemilihan & Persiapan: Gunakan kelapa yang sudah matang dan segar. Bersihkan kulit dan seratnya, kemudian parut daging kelapa. Peras santannya dengan air bersih agar minyak yang dihasilkan bening, wangi, dan siap diproses lebih lanjut.
-
Pengendapan (Pemisahan Krim): Tuang santan ke dalam wadah transparan, biarkan selama 1–2 jam hingga terbentuk lapisan krim di atas dan air di bawah. Keluarkan air bagian bawah secara hati-hati.
-
Fermentasi/Pendiaman: Diamkan krim dalam wadah tertutup selama sekitar 24 jam. Setelah itu, krim akan terpisah menjadi lapisan minyak di atas, blondo di tengah, dan air di bagian bawah.
-
Pemanenan & Penyaringan: Ambil lapisan minyak di atas dengan hati-hati, lalu saring menggunakan kain bersih atau tisu dapur. Hasilnya adalah VCO murni, jernih, dan siap digunakan.
-
Penyimpanan: Simpan minyak VCO dalam botol kaca atau plastik bening agar tetap higienis, mudah dipantau kualitasnya, dan menarik untuk dijual.
-
Tips Menguntungkan: Gunakan kelapa tua untuk rendemen minyak lebih tinggi, manfaatkan blondo menjadi camilan atau produk sampingan, dan pertimbangkan teknik pendinginan setelah fermentasi untuk mempercepat pemisahan minyak.
Tips Menguntungkan
-
Kualitas Bahan: Memilih kelapa yang sangat tua sangat penting karena memberikan rendemen minyak yang lebih tinggi. Semakin tua kelapa, kandungan minyaknya semakin banyak, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan hasil VCO lebih maksimal.
-
Pemanfaatan Sisa: Ampas krim atau blondo yang tersisa setelah pengambilan minyak tidak perlu dibuang. Pebisnis dapat mengolah blondo menjadi camilan sehat atau bahan tambahan lain, sehingga limbah menjadi bernilai ekonomis.
-
Metode Produksi: Menggunakan metode dingin atau fermentasi terbukti menghasilkan VCO bermutu tinggi, bening, dan tidak berbau tengik. Dengan demikian, nilai jual VCO jauh lebih tinggi dibandingkan minyak kelapa biasa, sehingga usaha menjadi lebih menguntungkan.
-
Teknik Cepat: Untuk mempercepat pemisahan minyak, pebisnis dapat menggunakan teknik pendinginan di freezer selama 2 jam setelah fermentasi. Selain itu, cara ini membantu mendapatkan lapisan minyak yang lebih bersih dan siap disaring dengan lebih cepat.