PDI Perjuangan Bereaksi Atas Tuduhan Arief (Gerindra)

Menanggapi  pernyataan Arief (Waketum Gerindra) menyebut Presiden Joko Widodo dan PDI Perjuangan membohongi rakyat karena menghendaki ambang batas presiden 20 persen. Bahkan, Arief mengaitkan PDI Perjuangan dengan Partai Komunis Indonesia. Tuduhan tersebut adalah imbas dari pengesahan RUU Pemilu yang notabene Gerindra kalah dalam pengambilan keputusan. 

Menanggapi pernyataan Arif sebagai pimpinan pusat Partai Gerindra yang menyudutkan Partai pemenang Pemilu 2015 dan menanggapi tuduhan tersebut dengan serius. Bahwa PDI Perjuangan tidak ada hubungannya dengan PKI. Penegasan itu tertuang dalam surat nomor DPP PDIP Nomor 2588/IN/DPP/II/2017. Adapun bunyi surat tersebut sebagaimana dimuat dalam Detik.com sebagai berikut :
Merdeka!!!

Mencermati dinamika sosial politik Tanah Air yang berkembang akhir-akhir ini, khususnya adanya berbagai isu dan propaganda polik, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang telah mengait-kaitkan PDI Perjuangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ajaran komunisme.

Situasi sosial politik tersebut patut diduga dilakukan untuk menimbulkan keresahan dan memicu konflik di tengah-tengah masyarakat yang dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Atas dasar hal-hal tersebut di atas, DPP PDI Perjuangan memberikan penjelasan dan penegasan sebagai berikut:

1. PDI Perjuangan adalah partai politik yang berazaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945 sesuai dengan jiwa dan semangat lahirnya 1 Juni 1945 (Pasal 5 ayat (1) Anggaran Dasar Partai).

2. Seluruh anggota, kader dan pengurus PDI Perjuangan di seluruh tingkatan WAJIB untuk menerima, memahami dan melaksanakan azas partai sebagaimana termaktub dalam poin (1) di atas (Pasal 18 huruf (a) dan (b) Anggaran Dasar Partai dan Pasal 1 ayat 2 huruf (b) Anggaran Rumah Tangga Partai).

3. PDI Perjuangan tidak memiliki kaitan apapun dengan PKI maupun ajaran komunisme karena PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis yang menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila.

4. Seluruh anggota, kader dan pengurus PDI Perjuangan berkewajiban untuk melaksanakan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam praktik kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

5. Menginstruksikan kepada seluruh anggota, kader dan pengurus PDI Perjuangan di seluruh Indonesia untuk dapat mensosialisasikan penjelasan resmi DPP Partai ini kepada semua pihak dengan sebaik-baiknya serta tetap menjaga situasi dan kondisi yang kondusif bagi terciptanya rasa dan semangat persaudaraan kebangsaan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini.

Demikian penjelasan dan instruksi DPP Partai ini kami sampaikan, untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Masa Bakti 2015-2020.

Ditandatangani

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *