MUNCUL BIDADARI BERMATA BENING

Muncul Bidadari Bermata Bening di Mataram. Kelompok ini merupakan kumpulan anak muda dan remaja yang mempunyai kesadaran politik dan tanggungjawab tentang kemajuan daerah. Hal tersebut di wujudkan dengan membentuk relawan “Bidadari Bermata Bening” yang akan ikut andil berpartisipasi dalam Pilkada NTB 2018 mendatang.

“Kami menamakan diri Bidadari Bermata Bening karena kami sebagian besar anggotanya perempuan dan memandang kondisi NTB ini dengan sejernih dan sebening mungkin” demikian dikatakan Jazillah Assegaf yang biasa disapa Mega. Mega merupakan ketua Bidadari Bermata Bening dengan sekretaris Satria Fajar.

Menurut mereka kemunculan kelompok ini berawal dari keprihatinan kondisi NTB saat ini yang menurut mereka masih jauh dari harapan. Namun harapun itu muncul ketika mulai marak dukungan terhadap sosok Hj Selly Andayani untuk ikut andil dalam Pilkada 2018 mendatang.

“Kita menginginkan sosok seorang ibu untuk memimpin NTB tapi ibu bukan sembarang ibu, kita menginginkan sosok ibu yang berkarakter yang mengayomi kita semua tapi juga tegas dan cerdas. Dan ciri  itu semua terdapat pada diri ibu Hj Putu Selly Andayani” ungkap mereka.

“Kita lihat bagaimana ibu Selly memperhatikan kesejahteraan pegawai ketika sebagai Pejabat Walikota Mataram. Walaupun menjabat dalam tempo singkat, kinerjanya jelas dan berdampak signifikan dan bisa dinikmati sampai sekarang” kata Mega.

Yang sangat dirasakan salah satunya adalah bidang kebersihan. Permasalah sampah di Kota Mataram saat itu diselesaikan secara  tuntas dan jelas. Beberapa Lingkungan di Mataram yang terkesan kumuh dan jorok dengan ketegasan dan kinerja yang simultan lingkungan tersebut menjadi bersih dan tertata rapi.

Hal lain yang dilakukan adalah “membersihkan” “pasar beras” yang selama ini terkenal sebagai tempat mangkal beberapa “wanita malam”. Lokasi tersebut berhasil ditutup dengan konsisten menempatkan aparat keamanan dari TNI dan Polisi serta Pol PP untuk mengawasi dan menjaga penutupan lokasi tersebut.

“Kita butuh pemimpin yang berakhlak. Cara Bu Selly menangani “pasar beras” merupakan wujud nyata tipikal pemimpin yang berakhlak dan berkarakter kuat” kata Mega.

Bidadari Bermata Benig
Suasana CRD Udayana Mataram (dok.berbagifun)

Disampaikan pula oleh mereka adalah tindakan tegas  Selly Andayani untuk menertibkan dan menata para pedagang di Car Free Day. Dengan  penertiban tersebut masyarakat bisa melakukan olah raga maupun berinsteraksi sosial. Pengawasan intensif dilakukan Satpol PP  sebagai upaya mendukung program pemerintah kota yang ingin membebaskan berbagai aktivitas perdagangan di Jalan Udayana sebagai kawasan `car free day` (CFD). Tujuannya, agar masyarakat yang ber-CFD bisa merasa nyaman berolah raga baik dengan jalan kaki maupun bersepeda tanpa adanya kesemarawutan di tengah jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *