Masalah Tender Islamic Center NTB

LPKP NTB Permasalahkan Tender Proyek Islamic Center, demikian disampaikan  AntaraNTB.com pada tanggal  Selasa, 18 Juli 2017 09:37 WIB  tentang masalah tender Islamic Center NTB.

Masalah tender Islamic Center NTB disampaikan oleh Lembaga Pemantau Kebijakan Publik NTB  yang mempermasalahkan proses tender proyek fasilitas sosial dan umum Islamic Center tahun 2017 dengan nilai Rp 10 miliar karena diduga ada unsur KKN, korupsi, kolusi dan nepotisme.

Dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme tersebut  dilakukan oleh Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov NTB, demikian disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) NTB H Akhmad Mukhtar, di Mataram, Selasa kepada AntaraNTB.

Hasil investigasi mereka,  menemukan ada dugaan ketidakbenaran dalam pemakaian data Surat Keterangan Asli (SKA) tenaga teknis yang dilampirkan perusahaan pemenang tender. Ditambahkan, ULP Pemprov NTB menerima dokumen SKA tenaga teknis yang digunakan oleh pemenang tender, meskipun dalam bentuk foto copy. Padahal, di dalam aturan syarat untuk mengikuti tender adalah melampirkan SKA asli, bukan foto copy.

Adanya kejanggalan tersebut, pihaknya akan melaporkan dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme yang dilakukan oleh Pokja ULP Pemprov NTB dan perusahaan pemenang tender proyek Islamic Center ke Kejaksaan Tinggi NTB dalam waktu dekat ini. Saat ini mereka sedang menyiapkan dokumen laporannya.

Sementara itu, Kepala Biro Bina Administrasi dan Pengendalian Pembangunan dan LPBJP Sekretariat Daerah NTB  membantah bahwa pemenang tender proyek fasilitas sosial dan umum Islamic Center menggunakan dokumen SKA tenaga teknis hasil foto copy atau bukan yang asli.

Tim Pokja ULP NTB juga sudah menelusuri kebenaran dokumen SKA tenaga teknis tersebut secara diam-diam di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) NTB, selaku lembaga yang menerbitkan SKA.

http://mataram.antaranews.com/berita/33022/lpkp-ntb-permasalahkan-tender-proyek-islamic-center?utm_source=related_news&utm_medium=related&utm_campaign=news

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *