MARKETING POLITIK

ANALISA PRODUK DAN KOMUNIKASI TERHADAP LOYALITAS KONSTITUEN PARTAI DEMOKRASI INDONESIA (PDI) PERJUANGAN DI JAWA TENGAH
PERIODE JANUARI – JUNI 2012

Oleh :
Hakam Ali Niazi hakam.aliniazi@budiluhur,ac.id

Penggunaan metode marketing dalam bidang politik dikenal sebagai marketing politik (political marketing). Dalam marketing politik, yang ditekankan adalah penggunaan pendekatan dan metode marketing mix yaitu sebut dengan 4P yaitu produk (product), harga (price), distribusi (place),dan promosi (promotion) yang digunakan untuk membantu politikus dan partai politik agar lebih efisien serta efektif dalam membangun hubungan dua arah dengan konstituen dan masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh secara simultan dan secara parsial variabel Produk (kebijakan, figure, struktur dan kontek simbolis) dan variabel Komunikasi (iklan, direct marketing, special event, person contact, public relation, merchandise, pos politik) terhadap Loyalitas Konstituen PDI Perjuangan serta mengetahui variable yang berpengaruh dominan terhadap Loyalitas Konstituen PDI Perjuangan di Jawa Tengah.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research untuk mengkaji pengaruh variabel bebas produk dan komunikasi (x) terhadap variabel terikat yaitu loyalitas pelanggan (y). Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling terhadap konstituen PDI Perjuangan yang terdiri dari structural dan organisasi sayap PDI Perjuangan.

Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi berganda, uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji normalitas, koefesien korelasi, koefesien derterminasi serta pengujian hipotesis yang meliputi uji F dan uji t.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Produk berpengaruh terhadap Loyalitas dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.487. Besarnya pengaruh Produk terhadap pembentukan Loyalitas adalah 23, 7 %, perubahan loyalitas konstituen untuk setiap pertambahan satu unit Produk adalah sebesar 0,584. Komunikas berpengaruh terhadap Loyalitas dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.495, besarnya pengaruh Komunikasi terhadap pembentukan Loyalitas konstituen adalah 24, 5 %. Perubahan loyalitas konstituen untuk setiap pertambahan satu unit Komunikasi adalah sebesar 0,622.

 

(tulisan ini pernah diterbitkan pada International Journal of Pure and Applied Mathematics dengan judul PRODUCT AND COMMUNICATION ANALYSIS OF CONSTITUENT LOYALTY
OF INDONESIAN DEMOCRACY PARTY (PDIP) IN CENTRAL JAVA, INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *