LIBURAN KE PANTAI, WASPADAI FAUNA INI

Saat liburan, siapa yang tidak suka bermain dengan air laut, pasir di pinggir pantai dan malam harinya bisa barbeque di pinggir pantai. Kita bisa mandi dan bercengkerama dengan deburan ombak, main pasir, menikmati hangatnya sang surya, dibuai dengan semilir angin pantai.

Kebahagian tersebut jangan membuat kita lengah akan adanya bahaya yang mengancam di sekitar kita saat menikmati indahnya pantai. Di kuti dari Trivia, ada beberapa ancaman saat kita ke pantai. Fauna laut yang membahayakan bagi manusia harus kita perhatikan di tengah kebahagian yang dinikmati.

1. Ubur-ubur kotak

Ubur-Ubur (sumber Trivia,id)

Ubur-ubur kotak yang tinggal di perairan dangkal pinggir pantai Utara Australia dan Indo-Pasifik ini memang tidak memiliki gigitan berbisa maupun deretan gigi tajam, bahkan tak jelas di mana letak mulutnya berada. Namun, binatang laut yang juga dikenal sebagai tawon laut ini memiliki racun mematikan di tentakelnya. Saat tersengat ubur-ubur kotak, korban akan merasakan rasa nyeri yang luar biasa, sulit bernapas, kulit merah, dan terasa terbakar.

 

2. Gurita cincin biru (blue-ringed octopus)

blue-ringed octopus (sumber Trivia.id)

Gurita cincin biru ini terlihat cantik sekaligus mengerikan dengan totol-totol birunya. Ukurannya sekitar 20 cm dan memakan kepiting serta udang kecil. Racun yang ia miliki dinyatakan 10.000 kali lebih kuat daripada sianida. Racun gurita ini menimbulkan kelumpuhan otot hingga merusak organ tubuh vital seperti paru-paru.

 

 

 

 

3. Fire coral (karang api)

Karang Api (sumber Trivia.id)

Ada alasan bagus mengapa penyelam menggunakan sarung tangan, sebab hiduplah fire coral, si karang berapi ini. Kamu perlu berhati-hati saat snorkeling atau diving, siapa tahu karang yang ada di dekatmu adalah fire coral. Efek yang terjadi ketika kamu menyentuhnya adalah gatal, iritasi ringan sampai nyeri parah, dan terkadang disertai mual dan muntah. Semua efek ini baru akan terasa beberapa saat setelah memegangnya.

 

4. Ikan lepu batu (stonefish)

Ikan Lepu (sumber Trivia.id)

Setelah mengetahui bahwa terumbu karang tak hanya berisi yang indah-indah, kini kamu juga perlu waspada terhadap ikan yang mungkin bersembunyi di sekitarnya. Salah satunya adalah ikan lepu batu ini, alias stonefish. Sebenarnya ikan ini cukup besar untuk dilihat dengan ukurannya yang rata-rata 30 cm, namun ia pandai menyamar sebab tubuhnya mirip bebatuan di laut. Hal yang perlu kamu khawatirkan darinya adalah sirip punggungnya, konon cukup tajam untuk menembus sepatu. Meski demikian, ikan ini tetap banyak dicari para nelayan. Misalnya di Jepang, ikan ini dimakan sebagai sashimi berharga tinggi dengan nama okoze.

 

Lionfish (sumber Trivia.id)

5. Lionfish (ikan singa)
Lionfish ditemukan di perairan Karibia dan Atlantik Timur. Ikan yang merupakan bagian dari keluarga scorpionfish ini makhluk laut yang cukup indah tetapi mereka memiliki sirip belakang, panggul, dan anus yang berbisa, yang mampu mengantarkan bisa melalui luka tusukan pada korban.

 

 

 

Ular Laut (sumber Trivia.id)

6. Ular laut (sea snake)

Pada dasarnya semua keluarga ular memang berbahaya. Ular laut dapat ditemukan di samudra Hindia dan Pasifik. Mereka bisa mencapai panjang maksimum tiga meter. Meskipun tidak agresif, tetapi kamu harus tetap waspada dengan racunnya.

 

 

 
7. Ikan pari (stingray)

ikan pari (sumber BBC.com)

Makhluk laut yang ini juga pasif bahkan hampir tidak pernah menyerang. Insiden tidak mengenakkan biasanya terjadi ketika perenang tidak sengaja menginjaknya, menyebabkan ikan pari mempertahankan diri dengan menggunakan sengatannya. Jadi pastikan kamu tidak menginjaknya saat berada di kedalaman laut, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *