GUBERNUR HARUS BERFIKIR POSITIF HADAPI KRITIK

Sebagai penasehat Relawan Sumbawa Hebat (RSH),  sangat menyayangkan tanggapan yang dilontarkan oleh Barisan Muda Demokrat. Atas kritikan yang dilayangkan oleh DPD PDI Perjuangan NTB,  H Rahmat Hidayat SH terhadap kinerja Gubernur NTB adalah sebuah kewajaran sebagai partai pengusung.
Namun kritik tersebut menjadi bola panas. Akhirnya  kemudian berbalas kritikan dari Kubu Demokrat. Hal ini mengindikasikan ketidak dewasaan politik pimpinan barisan muda demokrat dan sekaligus menggambarkan wajah pemerintahan TGB AMIN yang alergi bahkan anti terhadap kritikan.
Harus kita sadari bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang siap menerima kritikan sebagai motifasi ke arah pemerintahan yang lebih baik.
Seharusnya BMD tidak perlu kebakaran jenggot dengan kritikan yang disampaikan oleh Partai Pengusung. Pasti BMD tidak tahu kesejarahan pencalonan TGB Amin. Apalagi Barisan Muda Demokrat pasti tidak tahu nota kesepakatan koalisi.
Padahal yang disampaikan H Rachmat Hidayat adalah merupakan persoalan-persoalan secara faktual juga dipertanyakan oleh masyarakat NTB. Karena implementasinya tidak berjalan sesuai harapan dan keinginan rakyat. Seperti misalnya persoalan Diveatasi, persoalan pengelolaan aset, infrastruktur pariwisata, progres program Pijar, persoalan kemiskinan yang belum tuntas dan persoalan pembangunan lainnya yang belum dirasakan benar manfaatnya oleh masyarakat.
Seharusnya Barisan Muda Demokrat berterimakasih kepada Partai Pengusung dalam hal ini PDI Perjuangan yang telah memberikan kritik atau data serta fakta terkait kinerja pemerintahan yang belum optimal. Untuk kemudian dijadikan sebagai reverensi sekaligus motifasi untuk melakukan yang terbaik bagi penyelengaraan Pemerintahan.
Harus difahami bahwa dalam dunia politik ada saatnya kita berkoalisi dan berkolaborasi. Ada pula  saatnya kita berseberangan dan berbenturan terkait pengelolaan Pemerintahan sebagai wujud pemerintahan demokratis yg mengedepankan chek and rechek.  Disamping itu pula kritik tersebut di atas harus juga difahami sebagai upaya dalam rangka membangun kesadaran baru yaitu kesadaran akan pentingnya perubahan dalam penyempurnaan penyelenggaraan Pemerintahan yang sesuai dengan kaidah penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Oleh karena itu mari kita sikapi kritik dengan jiwa besar serta semangat untuk melakukan perubahan kearah yg lebih baik ( be positif thinking), (LB Suryata / RHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *