BISNIS DALAM GENGGAMAN, SMARTPHONE

Saat ini menjalankan bisnis sangat mudah. Banyak bisnis yang mudah untuk dijalankan dan tidak membutuhkan modal yang besar. Usaha ini menarik untuk ditekuni karena menunjukkan trend yang meningkat dan market share yang semakin luas. Dalam menjalankan bisnis ini tidak diperlukan ide yang rumit dan menguras tenaga.

Para pemula, khususnya mahasiswa jika ditanyakan kenapa tidak menekuni bisnis sejak dini? Rata-rata mereka menjawab alasan modal. Jawaban yang klasik. Dalam benak mereka tidak memiliki modal berarti tidak bisa menekuni bisnis. Tanpa memiliki uang, dana, materi tidak bisa menajalankan bisnis. Tidak bisa memulai usaha.

Bayangan anak muda (mahasiswa) sebuah usaha kerap membutuhkan modal yang besar, sehingga tak cukup jika hanya mengandalkan duit dari kantong pribadi. Seringkali calon pebisnis harus bersusah-payah mencari tambahan modal bisnisnya. Padahal uang bukanlah semata – mata modal utama.

Akan tetapi “zaman now” banyak usaha bisa dilakukan tanpa modal besar, bahkan tanpa modal. Saat ini ada berbagai cara menghasilkan uang tanpa harus mengeluarkan modal selangit. Atau bahkan, nyaris tanpa modal. Modal utama yang diperlukan adalah smartphone, di mana hampir semua orang di zaman sekarang sudah memilikinya.

Kita tidak menyangka, hobby shopping dan jalan-jalan pun bisa menjadi lahan bisnis. Kita bisa menjalani bisnis nitip beli sesuatu di mall atau di daerah tertentu. Banyak cara bisnis di mudahkan dengan bantuan smartphone.

Dengan smartphone bisnis ada di genggaman anda.

Berikut contoh bisnis yang menghasilkan pundi-pundi uang yang tak sedikit? Ini contoh bisnis dengan modal kecil bahkan tanpa modal sebagaimana dilansir merdeka.com

1. Jual beli online

Berjualan online adalah bisnis yang sangat menjanjikan belakangan ini. Jika tidak sanggup untuk membuat situs web sendiri, kita bisa berjualan dan menumpang di situs jual beli online atau marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak. Cara lainnya adalah dengan membangun online shop cukup dengan menggunakan akun media sosial.

Jika tak punya modal, sistem dropship bisa jadi cara sukses bisnis online tanpa harus memiliki stok barang. Dengan menjadi dropshipper, seseorang hanya memerlukan koneksi dengan pihak lain yang menyediakan barang dagangan, lalu mempromosikan dagangan tersebut. Ketika order tiba, penyedia barang yang akan mengirimkannya atas nama dropshipper.

Sistem ini sangat cocok bagi pemula yang baru ingin mengenal dunia online shop. Setelah punya modal yang cukup, bukan tidak mungkin kelak dapat memroduksi sendiri sesuatu yang unik dan layak jual untuk dipasarkan secara online.

2. Jasa titip

Merdeka.com – Pernahkah mengalami kekecewaan gara-gara tidak bisa mendatangi suatu pameran padahal ingin sekali membeli barang yang ada di sana? Atau ingin membeli sesuatu tetapi toko atau gerainya jauh dari tempat tinggal?

Di zaman sekarang, tak perlu lagi ada kekhawatiran semacam itu karena banyak orang yang menawarkan jasa titip alias jastip. Dengan membayar sesuai harga barang dan ditambah fee, barang yang diinginkan bisa sampai hingga depan rumah.

Jastip bisa saja menawarkan produk yang laris manis dan antriannya panjang di outlet, seperti oleh-oleh yang sedang hits, atau buku-buku diskon di pameran besar. Untuk menawarkan jastip, bisa hanya bermodalkan smartphone dan akun media sosial.

Jasa ini membantu orang yang menginginkan sesuatu tak perlu keluar rumah atau mendatangi tempat yang jauh, layaknya belanja online. Dan bagi yang menawarkan jastip, akan mendapatkan fee. Meskipun fee kecil tetapi jika jumlah orderan melimpah, tentu akan sangat menguntungkan.

3. Endorse

Merdeka.com – Bisnis dengan bermodalkan media sosial ini bahkan tidak perlu modal sama sekali. Dengan bermodalkan follower yang melimpah, seseorang bisa menghasilkan uang dengan membuka jasa endorse.

Sebuah data dari Captiv8 mengungkapkan angka yang mencengangkan di bisnis ini terjadi di Amerika Serikat. Pasalnya, seorang dengan pengikut sebanyak 3-7 juta bisa mematok harga rata-rata USD 93.750 per status Facebook dan USD 75.000 per post di Instagram atau Snapchat.

Jasa endorse ini laku keras mengingat para produsen juga merasakan peningkatan penjualan. Di Indonesia, tarifnya bermacam-macam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Selain dalam bentuk uang, ada pula yang hanya berbentuk barter barang. Bahkan, para seleb di Indonesia pun memiliki tarif hingga jutaan rupiah hanya sekali posting di media sosial yang dimilikinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *