TOLONG, KORBAN BANJIR BANDANG LOMBOK TIMUR

Kabupaten Lombok Timur dilanda banjir bandang menerjang. Banjir tersebut melanda 15 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terjadi pada Sabtu (18/11/2017) sekitar pukul 17.30 WITa.

Berdasarkan data yang terdapat di posko pada Senin lalu, jumlah korban terdampak terus meningkat dibanding hari sebelumnya. Di Kecamatan Keruak, total warga terdampak terdiri atas 905 kepala keluarga dengan 3.311 jiwa yang tersebar di sembilan desa.

Kerusakan rumah meliputi 133 rumah rusak berat, 126 rumah rusak sedang, dan 113 rumah rusak ringan. Lima belas jembatan dan dua masjid/ mushala di Keruak juga dilaporkan rusak. Kerugian lain yang menimpa warga ialah hilangnya 23 sapi dan kerbau, 309 kambing, 694 ayam, dan merendam sedikitnya 117 hektare sawah.

Sementara, di dua desa di Kecamatan Jerowaru tercatat menyasar 395 kepala keluarga dengan 972 jiwa. Diikuti 61 rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang, dan 327 rumah rusak berat.
Unntuk meringankan korban banjir bandang tersebut, Bina Lawang Selly, Segare Kedaton, Berugak Desa Pajaring, Simpatisan PDI Perjuangan dan GPPI Lombok Timur memberikan bantuan tanggap darurat.

Koordinator kegiatan tersebut, Syafrudin, SP, MP, mengatakan bahwa ini adalah wujud kepedulian untuk meringankan sesama.

“Kami berusaha memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh korban banjir, bantuan tersebut kami galang dari berbagai elemen masyarakat” kata Syafrudin di Sakra,

“Hari ini kami PDI Perjuangan Sakra Barat membawa bantuan sebanyak 2 monil pick up berupa pakaian layak, mie instan, beras dan obat-obatan. Kami salurkan ke Sepit Sepapan, Batu Golok dan Penendem.” ujar Syafrudin.

Banjir bandang yang terjadi di KabupatenLombok Timur disebabkan tingginya intensitas hujan. Akibatnya, dua buah embung di bagian bawah dari Bendungan Pandandure meluap dan menimbulkan banjir bandang.

Selain itu, buruknya drainase dan kerusakan ekosistem sungai memicu terjadinya banjir bandang yang menerjang permukiman dan lahan pertanian di daerah Lombok Timur.

Empat kecamatan di Kabupaten Lombok Timur meliputi KecamatanKeruak, Kecamatan Jerowaru, Kecamatan Sakra dan Kecamatan Sakra Barat. Daerah yang paling parah mengalami banjir adalah Kecamatan Keruak yang meliputi 10 desa yakni Desa Setungkeplingsar, Selebung Ketangge, Ketapang Raya, Ketangge Jeraeng, Batu Putik, Sepit, Senyiur, Mendana Raya, Batu Rampes, dan Bintang Oros.

Dampak banjir bandang di Desa Sepit Kecamatan Seruak mengakibatkan 15 rumah rusak berat, 65 rumah rusak sedang, 15 rumah rusakringan, dan 4 jembatan rusak. Sedangkan di Desa Senyiur, banjir bandang merusak 47 rumah rusak berat, 25 rumah rusak sedang, dan dua jembatan rusak.

“Area yang terdampak banjir bandang cukup luas dan menyebar. Luapan air dan lumpur menggenangi akses jalan. Sebagian banjir bandang sudah surut. Namun, hujan masih sering turun di lokasi banjir,” katanya.

banjir
Bantuan untuk korban banjir

Posko yang di bentuk pemerintah dipusatkan di Kantor Camat Keruak. Saat , pihaknya sangat membutuhkan air bersih, makanan, selimut, terpal dan karung.

Selain Lombok Timur, banjir juga menimpa Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang meliputi Kecamatan Praya timur dan Janapria.”Kondisinya masih lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *