AHMAD MUZANI DI TERIAKI FRAKSI BALKON

Ahmad Muzani di teriaki
Suasana balkon DPR RI

Ahmad Muzani di teriaki fraksi balkon, saat menyampaikan pendapat fraksi Gerindra. itulah suasana panasnya pembahasan RUU Pemilu.  Paripurna DPR RI, Kamis 20 Juli 2018 di iringi perdebatan yang sangat panas menanggapi  lima poin krusial yang masih diperdebatkan, yakni: presidential threshold, parliamentery threshold, sistem pemilu, dapil magnitude, dan metode konvensi suara. Para staf anggota DPR, baik asisten pribadi, tenaga ahli dan semua yang hadir menyaksikan paripurna berada di balkon ruang rapat paripurna. Inilah yang disebut sebagai fraksi balkon.

Panas konstelasi pembahasan RUU Politik pun berpengaruh pada fraksi balkon DPR RI. Hal tersebut dirasakan Ahmad Muzani di teriaki fraksi balkon saat menyampaikan pendapat fraksi gerindra. Teriakan tersebut di dilakukan oleh para hadirin di balkon karena lampu di podium sudah menyala merah.

Lampu yang menyala merah menandakan bahwa waktu yang disediakan telah habis. Namun saat lampu telah menyala lama juru bicara fraksi gerinda tetap menyampaikan pendapatnya. Hal tersebutlah yang menyebabkan Ahmad Muzani di teriaki fraksi balkon.

Teriakan hadirin di balkon sering terjadi apabila ada hal yang tidak sesuai dengan harapan. Di balkon sendiri terpisah dalam keberpihakannya terhadap RUU Pemilu tergantung asal fraksi mereka bekerja.

Bahasan yang paling panas jadi perdebatan adalah terkait presidential threshold. Dalam paripurna ini DPR terpecah menjadi dua kubu besar. Satu kubu ingin PT 20-25 persen, kubu lain ingin PT 0 persen, alias semua peserta pemilu bisa mengajukan capres.

PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, Hanura, dan PKB ikut gerbong Pemerintah mendukung PT 20-25 persen. Gerindra, PKS, Partai Demokrat (PD) ingin PT 0 persen. Sedangkan PAN belum bersikap.

Saat ini rapat paripurna di skors selama 2 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *